Cara Pengemasan Ikan Hias

Dalam Bisnis Ikan Hias Maka Salah satu faktor pendukung agar bisnis berjalan lancar adalah cara pengemasan Ikan Hias yang akan anda kirim ke pelanggan atau pembeli. Karena hal itu tidak banyak pengusaha ikan hias yang merugi akibat ikannya banyak yang mati karena pengemasan ikan nya tidak baik.

Pengemasan Ikan Hias

Ikan hias adalah komoditas dagang atau bisnis yang sangat menguntungkan. Dimana bisnis ikan hias di mulai dari produksi ikan hias, jual beli dan pengiriman ikan hias melaui pengemasan, Pengemasan ikan hias yang baik maka akan menjamin ikan hias mampu bertahan hidup.

Bagi sebagian pengusaha ikan hias, baik pembudidaya ikan ataupun penjual ikan hias dimana teknik pengangkutan ikan hias masih merupakan kendala. Padahal dengan memperhatikan syarat pengirimannya, ikan bisa selamat sampai tujuan. 
Pengemasan ikan hias
Pengemasan ikan hias
Dalam budidaya ikan hias dan penjualan ikan hias, salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian adalah teknik pengangkutannya dan pengemasan ikan hias. Pengemasan Ikan Hias adalah Cara Mengemas , membungkus dan menyimpan ikan hias untuk di kirim atau diangkut.

Para pembudidaya dan Pengusaha ikan hias sering mengalami kerugian karena kesalahan teknik pengaangkutan dan pengemasan ikan hias tersebut. Untuk mengatasi hal ini, dalam pengangkutan, bukan hanya jarak tempuh dan alat angkut yang diperhitungkan, ternyata masih banyak segi yang harus dipertimbangkan. 

Tahapan Pengemasan Ikan

Berikut merupakan cara pengemasan dan pengangkutan ikan hias:

1). Ikan Hias di Istirahatkan atau Ikan Diberokan

Berbeda dengan pengiriman produk ikan yang mati, dalam pengiriman ikan hias, selain harus tepat waktu ikan juga harus tetap hidup dan sehat sampai tujuan. Dan Kedua hal tersebut merupakan tujuan dari pengemasan ikan hias.

Prinsipnya dalam pengiriman dan pengepakan ikan hias ada 2 yaitu pengemasan dan pemberangkatan. Keduanya harus dilakukan dengan cepat dan tepat, sesuai dengan syarat pengiriman ikan.

Pemberokkan adalah suatu perlakuan untuk mengistirahatkan ikan setelah mendapat penanganan tertentu ditempat pemeliharaan agar ikan kondisinya lebih baik, dan tidak stress selama diperjalanan (minimum bisa dikurangi).

Pemberokkan dilakukan dalam air bersih yang sudah disterilkan, selama 2-3 hari. Selama pemberokkan ikan tidak diberi pakan, namun kondisi kesehatan ikan tetap terus dijaga. 

Kandungan oksigen (O2 ) dalam air harus cukup, sebaiknya tidak kurang dari 8 ppm, dan kandungan amoniak (NH4 ) tidak melebihi 0,1 ppm. Bersamaan dengan pemberokkan dilakukan juga seleksi kesehatan, serta penghitungan jumlah ikan. Ikan sehat, dan normal siap dikirim.

2). Seleksi Jenis Dan Ukuran ikan Hias

Untuk memperlancar pengiriman, sebelum pengemasan dilakukan, ikan harus sudah diseleksi lebih dahulu. Seleksinya meliputi jenis, ukuran, dan kesehatan ikan. Sehingga ikan yang dikirim benar - benar hanya ikan yang sejenis, seragam, dan sehat sesuai permintaan pembeli. 

3). kapasitas ikan hias disesuaikan dengan Daya Tampung.

Alat tempat pengiriman (pengemasan) ikan hias hidup biasanya menggunakan kantong plastik. Kantong plastik dipilih yang kuat dan rangkap dua untuk menghindari kebocoran. 

Untuk keselamatan ikan, jumlah ikan yang dimasukkan dalam kantong plastik harus disesuaikan dengan kemampuan daya tampungnya. 

Selain itu perbandingan isi kapasitas ikan hias dengan jumlah air, dan oksigen juga harus sesuai. Sebaiknya kantong plastik hanya diisi air 1/4 bagian. Semisal ukuran kantor 40 cm maka isi air setinggi 10 cm saja, diman yang 30 cm untuk kebutuhan oksigen ikan hias.
pengisian oksigen ikan hias
pengisian oksigen ikan hias

Air yang dimasukkan dalam kantong plastik harus steril dan sudah difltrasi terlebih dahulu. Setelah kantong plastik diisi air maka ikan dimasukkan kedalamnya. Berat/jumlah ikan yang dimasukkan sebaiknya sama perbandingannya dengan berat/volume air. 

Cara menghitung perbandingannya dapat dilakukan dengan menimbang atau menghitung jumlah ikan. Baru kemudian, sisa isi kantong plastik diisi oksigen, dan diikat kuat agar oksigen tidak keluar atau bocor. 

Sebelum ditransportasikan agar lebih aman, plastik berisi ikan dikemas terlebih dahulu dengan menggunakan karton. 

Penggunaan Karton dalam Pengemasan produk ikan hias yang digunakan harus kuat sehingga tidak mudah rusak saat penanganan dan selama dalam perjalanan.

Pengangkutan atau pengiriman ikan hias

Dalam pengangkutannya selain keselamatan, tepat waktu perlu juga diperhatikan. Untuk itu alat transportasi yang digunakan perlu dipertimbangkan. 

Pengemasan produk ikan hias dan Pengangkutan dapat melalui darat, dapat juga melalui air, atau udara disesuaikan dengan jarak, dan kemudahan pengiriman. 

Untuk pengiriman berjarak tempuh kurang dari 24 jam, dan dapat dilalui mobil, pengirimannya dapat melalui darat. Sedangkan untuk daerah dengan jarak pengiriman lebih dari 24 jam, dapat menggunakan pesawat terbang. Namun apabila daerah pengiriman tidak mungkin melalui darat dan udara, maka pengirimannya bisa melalui air menggunakan kapal.

Selain alat transportasi, lamanya perjalanan juga harus diketahui secara tepat. Jika hal ini tidak diketahui secara tepat, maka sulit memperkirakan perbandingan jumlah oksigen yang harus diberikan, akibatnya juga membahayakan keselamatan ikan yang dikirim. Namun apabila semua persyaratan pengiriman sudah diperhitungkan dengan baik, maka keberhasilan pengiriman ikan hias ini pasti didapat.

Demikaian sekilas Mengenai Pengemasan ikan Hias yang Baik dan benar, semoga Bermanfaat untuk para Pembaca.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

           
         
close