Pembuatan Cool Box Ikan Dengan Bahan FiberGlass

Pembuatan Cool Box Ikan Dengan Bahan FiberGlass - Untuk Menjaga Kualitas Ikan agar tetap segar maka proses pendinginan sangat di perlukan. Salah satu menjaga mutu ikan adalah dengan menggunakan media Cool Box untuk menyimpan dan mempertahankan suhu Ikan. Cool box yang selama ini banyak beredar di pasaran adalah cool box berbahan steroform. Dan Cool box jenis sangat mudah untuk rusak. Untuk menghasilkan kualitas cool box yang tahan lama dan murah maka di buatkan cool box berbahan dari FiberGlass.

ada beberapa Bentuk Ukuran dari volume cool box, antara lain ; Cool box ukuran 35, 50, 100,150 dan 200 Liter. Dan untuk Harga masing masing ukuran cool box sangat bervariasi. Sebenarnya untuk membuat cool box tidaklah sulit karena saat ini pembuatan coolbox cukup berbahan baku fiberglass.

Pembuatan Cool Box Ikan Dengan Bahan FiberGlass

Pembuatan Cool Box Ikan Dengan Bahan FiberGlass

Dalam Proses Pembuatan Cool box langkah langkah nya adalah sebagai berikut ;'

- Siapkan Cetakan 

Pembuatan cetakan untuk cool box di tentukan dengan besaran volume yang kita inginkan dan  biasanya menggunakan triplek  ukuran 9 mm dan rangka kaso seperti kita membuat kotak kayu biasa, itu yg di maksud dgn cetakan.

- Pencampuran bahan bahan Fiberglass

Langkah dalam pencampuran fiberglas bisa kita lakuakan dengan mempersiapkan Resin sejumlah 1,5 — 2 liter.

Resin tersebut  dicampur dengan talk/ Powder dan diaduk rata. Aduk dengan menggunakan kayu atau skrap agar adonan tercampur.

Apabila campuran anatara talk dan resin yang terjadi terlalu kental maka perlu ditambahkan katalis. Penggunaan katalis harus sesuai dengan perbandingan 1 : 1/40. Oleh karena itu apabila resinnya 2 liter, maka katalisnya 50 cc. dan penggunaan katalis agar berhati hati karena katalis apabila terkena kulit akan iritasi dan panas.

Resin sejumlah 1,5 — 2 liter dicampur dengan talk dan diaduk rata. Apabila campuran yang terjadi terlalu kental maka perlu ditambahkan katalis. Penggunaan katalis harus sesuai dengan perbandingan 1 : 1/40. Oleh karena itu apabila resinnya 2 liter, maka katalisnya 50 cc.
Selanjutnya ditambahkan erosil antara 400 — 500 gram pada campuran tersebut dan ditambahkan pula pigmen atau zat pewarna.

Apabila semua campuran tersebut diaduk masih terlalu kental, maka perlu ditambahkan katalis dan apabila campurannya terialu encer dapat ditambahkan aseton. Pemberian banyak sedikitnya katalis akan mempengaruhi cepat atau lambatnya proses pengeringan. Pada cuaca yang dingin akan dibutuhkan katalis yang lebih banyak.

Setelah campuran bahan dasar dibuat, langkah berikutnya adalah memoles permukaan cetakan dengan mirror (sebagai pelicin dan pengkilap) dan dilakukan memutar sampai lapisannya benar-benar merata.

Agar didapatkan hasil yang lebih baik, perlu ditunggu beberapa menit sampai pelicin tersebut menjadi kering.Untuk mempercepat proses pengeringan, dapat dijemur di terik matahari.

Apabila mirror sudah terserap, permukaan cetakan dapat dilap dengan menggunakan kain bersih hingga mengkilap.

Selanjutnya permukaan cetakan dioleskan PVA untuk menjaga agar permukaan cetakan tidak lengket dengan Fiberglass hasil.

Langkah berikutnya adalah mengoleskan permukaan cetakan dengan adonan/campuran dasar sampai merata, dan ditunggu sampai setengah kering.

Selanjutnya di atas campuran yang telah dioleskan dapat diberi selembar mat sesuai dengan kebutuhan, dan dilapisi lagi dengan adonan dasar. Untuk menghindari adanya gelembung udara, pengolesan adonan dasar dilakukan sambil ditekan, sebab gelembung akan mengakibatkan Fiberglass mudah keropos. 

Jumlah pelapisan adonan dasar disesuaikan dengan keperluan, makin tebal lapisan maka akan makin kuat daya tahannya. Selain itu sebagai penguat dapat ditambahkan tulangan besi atau tripleks, terutama untuk bagian yang lebar. Tujuannya adalah agar hasilnya tidak mengalami kebengkokan.

Apabila diperlukan, dilakukan pengerolan menyesuaikan alur-alur atau lekukan-lekukan yang ada di cetakan.

Untuk mempercepat proses pengeringan, dapat dijemur di terik matahari.Pelepasan Fiberglass hasil dilakukan apabila lapisan adonan tersebut sudah kering dan mengeras, sebab apabila dilepas sebelum kering dapat terjadi penyusutan.Pada langkah finishing, dilakukan pengamplasan permukaan Fiberglass, pendempulan, dan pengecatan sesuai dengan warna yang diinginkan.

Demikian adalah Cara pembuatan Cool Box Berbahan Fiber semoga bisa memberi manfaat

Related Posts:

0 Response to " Pembuatan Cool Box Ikan Dengan Bahan FiberGlass "

Posting Komentar