Review Data Nelayan Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Wilayah Jawa Tengah

Dengan adanya Permen 02 tahun 2015 dan Permen 71 tahun 2016 tentang pelarangan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dan pembagian jalur penangkapan ikan maka Kementrian Kelautan dan perikanan dalam hal ini melalui Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan mengadakan Review data tentang Bantuan Alat tangkap sebagai pengganti dari pada alat tangkap yang merusak habitat dan tidak ramah lingkungan semisal Arad Dan Dogol.

Related Posts:

Kunjungan Dirjen Perikanan Tangkap Ke BBPI Semarang

Kunjungan Dirjen Perikanan Tangkap Ke BBPI Semarang - Pada tanggal 21 April 2017, BBPI Semarang Mengadakan Kegiatan Pertemuan seluruh petugas Cek Fisik Kapal dan Kegiatan tersebut di koordinir oleh Direktorat Kapal perikanan dan Alat Penangkapan Ikan. Dalam Kegiatan tersebut untuk Pembukaan acara langsung di pimpin oleh DIrektrur perikanan tangkap.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja membuka acara dan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh pegawai BBPI Semarang dan Seluruh peserta kegiatan petugas cek fisik kapal di Gedung utama lantai III BBPI Semarang Tidak kurang dari 200 pegawai memadati ruangan tersebut untuk mengikuti arahan dari Dirjen Perikanan Tangkap yang baru.

Seperti di jelaskan Beliau Bahwa Peranan BBPI Semarang di Kementrian kelautan dan perikanan sangatlah di harapkan sekali bahkan banyak harapan yang beliau sampaikan bahwa BBPI Semarang Harus menjadi pilar terdepan dalam membantu nelayan untuk lebih sejahtera. 

Related Posts:

Perikanan Di Belanda

Perikanan di belanda - perikanan saat ini adalah penompang ekonomi di dunia. Negara negara berkembang yang dulunya menerapkan ekonomi agraria di pertanian kini telah melirik dan mengeksploitai perikanan sebagai salah satu penompang akan kebutuhan pangan dan penompanh industri perikanan. Negara di eropa pun kini sudah banyak menerapkan peraturan peraturan yang ketat dalam hal produk perikanan maupun tata kelola penangkapan dan budi daya perikanan. Tak terkecuali belanda yang kini gencar dalam meningkatkan produk perikanan.

Related Posts:

Cara Mengurus Buku Pelaut Hilang

Buku Pelaut
Cara Mengurus Buku Pelaut Hilang - Buku Pelaut adalah dokumen resmi negara yang dikeluarkan oleh Pemerintah yang berisi identitas fisik Pelaut yang tidak berdasarkan standar biometrik sidik jari dan bukan sebagai dokumen perjalanan dan tidak dapat menggantikan paspor.

Dalam hal ini buku pelaut sangat berperan penting bagi seorang pelaut, karena di dalamny terdapat record kerja seorang pelaut, yaitu tercatat secara jelas tanggal pelabuhan sijil sign on maupun sign of seorang pelaut.

Related Posts:

Jenis Jenis Keadaaan Darurat Di Kapal

Keadaan darurat pada umumnya disebabkan oleh faktor alam, manusia dan faktir tehnis.


1.      JENIS KEADAAN DARURAT

Bahaya atau musibah yang dapat menyebabkan untuk meninggalkan kapal:
a.       TUBRUKAN
b.      KANDAS / TERDAMPAR
c.       REAKSI MUATAN BAHAYA
d.      PENGERASAN MUATAN
e.       LEDAKAN KAMAR MESIN
f.        KEBAKARAN

Related Posts:

Cara Penyelamatan Dari Kapal Kondisi Darurat

Tenggelam di laut
Persiapan untuk meninggalkan kapal dalam keadaan darurat dan cara-cara menurunkan alat-alat keselamatan di kapal.

1. MENINGGALKAN KAPAL

Perintah meninggalkan kapal merupakan keputusan terakhir yang di ambil oleh seorang NAHKODA. Apabila ada perintah meninggalkan kapal maka seluruh awak kapal harus menuju ke stasiun Pesawat Luput Maut untuk melaksanakan tugas sesuai sijjil meninggalkan kapal.

2. PERSIAPAN PERORANGAN SEBELUM MENINGGALKAN KAPAL TINDAKAN PERTAMA MENDENGAR ISYARAT TANDA BAHAYA

Related Posts:

Manfaat Dan Tujuan BST

Banyak kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi, tetapi bisa terjadi dan sangat merugikan. Karena itu diperlukan pengetahuan untuk mencegahnya agar kerugian dapat dihindarkan. Semua kecelakaan yang pernah terjadi ada sebabnya, semua sebab bisa dicari dan diketahui, karena itu semua sebab kecelakaan dapat dihindari sehingga semua kecelakaan bisa ditiadakan, sampai tercapai bebas kecelakaan. Salah satu cara mencegah Kecelakaan Kerja yaitu dengan menerapkan kaidah-kaidah Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, yang harus dipatuhi oleh semua karyawan. 

Pada pelaut diharuskan memiliki sertifikat (BST ) tersebut sebagai dasar ketrampilan yang di berlakukan peraturan pemerintah sesuai undang-undang kelautan yang berlaku.terkait segala keselamatan-keselamatan di atas kapal.

Related Posts:

Cara Membuat Sertifikat SCRB ( SURVIVAL CRAFT AND RESCUE BOAT )

Cara Membuat Sertifikat SCRB  ( SURVIVAL CRAFT AND RESCUE BOAT ) - Sebagai Pelaut Sertifikat SCRB adalah Sertifikat dasar setelah pelaut membuat BST. SCRB adalah sertifikat pelatihan dimana di dalamnya di ajarkan bagaimana kita bekerja sama di kapal baik kapal niaga atau kapal perikanan. Untuk Kapal Perikanan sendiri penggunaan SCRB masih belum di gunakan. Padahal Kapal perikanan lebih mempunyai Bahaya Besar dari pada kapal Niaga.

Related Posts:

Alat Keselamatan Di Kapal

Di kapal kita kenal alat-alat penolong yang wajib sesuai dengan peraturan Internasional SOLAS (Safety Of Life At Sea) 1978.Pada tahun 1978 kita kenal dengan amandemen 1978. Pada tahun 1983 Amandemen 1978 diganti dengan Amandemen 1983. Karena itu semua kapal harus melaksanakan Amandemen 1983 per 01 JULI 1991, maka disini yang kita bicarakan adalah Amandemen 1983.

PERSYARATAN ALAT-ALAT PENOLONG

-         Dibuat dari bahan yang tepat oleh orang yang ahli
-         Harus tahan pada suhu -30° C s.d +65° C
-         Harus diberi waktu yang menyolok
-         Dilengkapi dengan bahan yang dapat memantulkan cahaya
-         Dapat dioperasikan dengan mudah dan baik dalam segala kondisi laut
-         Diberi tanda masa berlakunya dengan jelas

Related Posts:

Tanggung Jawab Kepala Kamar Mesin (KKM) KAPAL PERIKANAN

Kapal Perikanan
Tanggung Jawab Kepala Kamar Mesin (KKM) KAPAL PERIKANAN - Mari rekan NELAYAN DAN PELAUTN DI KAPAL PERIKANAN yg ingin mengetahui apa sih tugas-tugas para Pelaut KHUSUSnya KKM di Kapal perikanan?. Tanggung jawab Kepala Kamar Mesin (KKM)  di kapal perikanan menurut informasi yg terkumpul apa saja yang harus di lakukan seorang kepala kamar mesin dalam menjalani tugasnya, bisa saja berbeda-beda di tiap kapal dalam perusahaan pelayaran dan perusahaan perikanan. Dimana rekan Pelaut bekerja, adapun biasa ada perbedaan dalam setiap perusahaan, tinggal anda sendiri bijak dalam menyikapinya, semoga posting kali ini sedikit membantu kebutuhan informasi yang anda inginkan yaitu sebuah Tanggung Jawab Kepala Kamar Mesin (KKM)

Menjelaskan secara rinci tugas dan tanggung jawab awak (ABK) bagian mesin Kepala Kamar Mesin (KKM) bertanggung jawab atas penyelenggaraan dan penerapan standar keselamatan secara efektif dalam Seksi ini.Kepala Kamar Mesin secara umum bertanggung jawab atas efisiensi dan disiplin kerja pada bagian mesin. Tugasnya meliputi, tetapi tidak terbatas pada berikut ini :

Related Posts:

Biaya Pembuatan BST ( Basic Safety Training )

Biaya Pembuatan BST ( Basic Safety Training ) - BST adalah Sertifikat dasar yang harus di miliki oleh setiap pelaut. Setelah Kita mengetahui Cara dan alur dalam pembuatan BST maka yang terpenting adalah berapa biaya yang harus di keluarkan untuk mengambil sertifikat BST.

Untuk waktu pelaksanaan pengambilan sertifikat BST biasa berlangsung 8 hari - 10 hari tergantung dari panitia tempat pelatihan. Selama 10 hari terbagi 8 hari teori di kelas dan 2 harin praktek di lapangan. Setiap harinya di mulai dari jam 08.00 sampai 16,00 atau delapan jam pelajaran. Adapun untuk Biayanya dikisaran 1,2 juta sampai 1,5 juta.

Related Posts:

Biaya Pembuatan Buku Pelaut

buku pelaut
Biaya Pembuatan  Buku Pelaut - Buku Pelaut disebut juga seaman book. Ada juga yang menyebut CDC. Secara garis besar bisa di artikan sebuah buku yang wajib dimiliki seorang pelaut dan berisi semua track record pemilik selama berlayar dan di syahkan oleh pejabat pemerintah yang berwenang. Baik Itu Pelaut di kapal Niaga atau di kapal perikanan. Dalam hal ini pengesahan dilakukan oleh syahbandar atau dirjen hubla di gedung karya, jl. merdeka barat, jakarta pusat.



Related Posts:

5 Faktor Teknik Pengolahan Hasil Perikanan

Ikan Beku
Perlu difahami bahwa mutu hasil perikanan (ikan) yang terbaik atau ”segar” adalah saat dipanen dimana hasil penanganan atau pengolahan selanjutnya tidak akan pernah menghasilkan mutu yang lebih baik, oleh karena itu cara penanganan pertama saat panen menjadi sangat penting karena akan berarti ikut mempertahankan mutunya selama tahapan distribusi, penanganan dan pengolahan selanjutnya sampai siap d ikonsumsi.

Agar dapat melakukan penanganan hasil perikanan secara benar untuk mempertahankan mutunya perlu diketahui ciri-ciri mutunya (ikan dan hasil perikanan lainnya) yang baik dan penyebab kerusakaannya sehingga dapat dicari dan dipilih cara penanganan yang paling efektif dan efisien untuk mencegah atau menghambat aksi penyebab kerusakan tersebut.

Kondisi komposisi kimiawi dan fisik produk perikanan saat dipanen merupakan ciri atau kriteria mutu(kesegaran)-nya sekaligus merupakan penyebab dominan kerusakan mutunya dibanding penyebab lainnya seperti kontaminasi dan benturan/tekanan fisik. Perubahan komposisi kimiawi dan fisik produk perikanan yang terjadi segera setelah dipanen dapat efektif dihambat dengan perlakuan suhu rendah. Fakta telah menunjukkan bahwa perlakuan suhu rendah menggunakan es merupakan salah satu cara yang paling cocok untuk menangani ikan setelah dipanen sampai saat siap untuk diolah lebih lanjut. Cara ini erelatif murah dan mudah untuk dikerjakan sesuai dengan kondisi tingkat pengetahuan teknik maupun sosial-ekonomi nelayan, petani ikan dan pedagang ikan saat ini.

Untuk melakukan penanganan ikan dengan es secara baik dan mencegah penyebab kerusakan lainnya seperti kontaminasi maupun benturan/tekanan fisik, diperlukan sarana yang cocok dalam jumlah cukup. Oleh karena itu sarana tersebut merupakan syarat mutlak yang harus disediakan diatas kapal penangkap ikan dan di tempat penanganan ikan segar lainnya seperti di dermaga pembongkaran, tempat pelelangan ikan (TPI) dan gudang pada pangkalan pendaratan ikan (PPI) atau pelabuhan perikanan.

Related Posts:

Aspek Hukum Illegal Fishing

Usaha masyarakat Internasional untuk mengatur masalah kelautan melalui Konperensi PBB tentang Hukum Laut yang ketiga telah berhasil mewujudkan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) atau Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut ,  yang telah ditanda-tangani oleh 117 (seratus tujuh belas) Negara peserta termasuk Indonesia dan 2 satuan bukan Negara di Montego Bay, Jamaica pada tanggal 10 Desember 1982 .
Dibandingkan dengan Konvensi – Konvensi Jenewa 1958 tentang Hukum Laut, bahwa Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982 ( UNCLOS 1982) tersebut mengatur rejim-rejim hukum laut secara lengkap dan menyeluruh, yang rejimnya satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Ditinjau dari isinya, Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982, adalah merupakan :

Related Posts:

7 Faktor Ilegal Fishing

Faktor -faktor yang menyebabkan terjadinya Illegal fishing di perairan Indonesia tidak terlepas dari lingkungan strategis global terutama kondisi perikanan di negara lain yang memiliki perbatasan laut, dan sistem pengelolaan perikanan di Indonesia itu sendiri. Secara garis besar faktor penyebab tersebut dapat dikategorikan menjadi 7 (tujuh) faktor, sebagaimana diuraikan di bawah ini.

Related Posts:

Faktor Illegal Fishing

Samudera Pasifik merupakan daerah yang tingkat pelanggarannya cukup tinggi dibanding dengan wilayah lainnya. Pelanggaran-pelanggaran tersebut terutama dilakukan oleh KIA yang berasal dari berbagai negara diantaranya Thailand, Vietnam, China, dan Filipina.  
Pengertian Illegal Fishing merujuk kepada pengertian yang dikeluarkan oleh International Plan of Action (IPOA) – Illegal, Unreported, Unregulated (IUU) Fishing yang diprakarsai oleh FAO dalam konteks implementasi Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Pengertian Illegal Fishing dijelaskan sebagai berikut.
Illegal Fishing, adalah :

Related Posts:

Pengertian Webbing Jaring

webbing jaring
Webbing atau Bahan jaring merupakan lembaran jaring yang tersusun dari beberapa mata jaring yang merupakan bahan dasar untuk membuat berbagai alat Penangkapan ikan. seperti alat Penangkapan Ikan Jenis Gillnet, Trawl, Tramel Net, Purse seine atau Payang dan Cantrang.

Menurut Supardi Ardidja(2007 Webbing adalah gabungan sejumlah mata jaring yang di jurai baik dengan cara disimpul atau tanpa simpul, dibuat dengan menggunakan mesin atau tangan ,baik yang terbuat dari serat alami maupun serat buatan,juga merupakan komponen utama alat penangkap ikan.Ukuran webbing dinyatakan dengan panjang dalam satuan panjang dan kedalaman dalam satuan jumlah mata jaring.


Related Posts:

Cara Penanganan Ikan Yang Baik( CPIB )

CPIB adalah Cara Penanganan Ikan Yang Baik dimana dengan menangani ikan tersebut di harapkan agar kualitas dari produk tangkapan yang berupa ikan bisa terjaga. Ikan adalah komoditi yang mempunyai nilai ekonomis tinggi.dimana produik ikan tersebut sangat cepat sekali mengalami penurunan mutu sehingga perlu perhatian serius (Hati-Hati) agar mutu ikan tetap terjaga. 


Bersih Higiene baik terhadap penangangan di kapal, sarana penanganan, tenaga yang menangani dan tempat penyimpanan ikan sesuai dengan No. KEP.21/MEN/2004 tentang Sistem Pengawas dan Pengendalian Mutu Hasil Ikan untuk Pasar Uni Eropa. Cepat Ikan yang diangkat ke atas kapal segera dibekukan untuk memperpanjang masa kesegaran ikan. Dingin Perlakuan suhu rendah untuk menghambat proses enzimatis dan aktifitas mikroba pengurai daging.

Related Posts:

SKPPI

CPIB
SKPPI singkatan dari Sertifikat Kelayakan Penangana  dan Penyimpanan Ikan.SKPPI diterbitkan oleh Direktur Jenderal yang dalam pelaksanaannya dilakukan oleh Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkap Ikan.Untuk Saat Ini Direktur KAPI adalah AGUS SUHERMAN. SKPPI diterbitkan setelah diterimanya rekomendasi dari Petugas Penilai SKPPI. Petugas Penilai SKPPI ditetapkan oleh Direktur Jenderal. 

Masa berlaku SKPPI selama 2 (dua) tahun dan dalam kurun waktu tersebut dapat dilakukan pemeriksaan oleh petugas inspeksi pembongkaran ikan di Pelabuhan Perikanan.Banyaknya Pelabuhan Perikanan dan kelautan yang tersebar di Indonesia menjadikan Tenaga verifikasi Kelayakan menjadi sangat berkurang.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Amyema anisomeres Dans.

Nama setempat : Tidak tahu.

Deskripsi umum : Epifit parasit, halus, memiliki percabangan bulat. Daun : Daun tersebar, pangkal daun menyempit pada gagang yang panjangnya 8 - 10 mm. Unit & Letak: sederhana & bersilangan. Bentuk: bulat memanjang hingga lanset. Ujung: meruncing. Ukuran: 5,5-8,5 x 1,5-3 cm.
Pohon Amyema anisomeres Dans.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Avicennia eucalyptifolia

Nama Setempat : Tidak diketahui.

Deskripsi Umum : Semak atau pohon dengan ketinggian mencapai 17 meter. Kulit kayu luar halus bercoreng-coreng, berwarna coklat kekuningan atau hijau, mengelupas pada bagian-bagiannya yang tipis. Kulit kayu bagian dalam berwarna seperti jerami padi sampai coklat pucat. Kayu berwarna putih sampai seperti jerami.

Pohon Avicennia eucalyptifolia
Daun : Permukaan bagian atas hijau muda sampai hijau tua atau hijau kecoklatan dan kuning kehijauan pada bagian bawah. Unit & Letak: sederhana, berlawanan. Bentuk: bulat memanjang. Ujung: meruncing. Ukuran: 4-16 cm x 1-4 cm.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Avicennia alba Bl.

Nama setempat : Api-api, mangi-mangi putih, boak, koak, sia-sia

Deskripsi umum : Belukar atau pohon yang tumbuh menyebar dengan ketinggian mencapai 25 m. Kumpulan pohon membentuk sistem perakaran horizontal dan akar nafas yang rumit. Akar nafas biasanya tipis, berbentuk jari (atau seperti asparagus) yang ditutupi oleh lentisel. Kulit kayu luar berwarna keabu-abuan atau gelap kecoklatan, beberapa ditumbuhi tonjolan kecil, sementara yang lain kadangkadang memiliki permukaan yang halus. Pada bagian batang yang tua, kadangkadang ditemukan serbuk tipis.
Pohon Avicennia alba Bl.


Related Posts:

Umpan Rawai Dasar

Ikan Tongkol
Umpan Rawai Dasar - Rawai dasar adalah salah satu Jenis Alat penangkapan ikan yang menggunakan umpan. Penggunaan umpan rawai dasar sangat penting dan apabila menggunakan umpan yangbtidak disukai oleh jenis ikan ikan demersal maka fungsi umpan akan menjadi sia sia dan usaha penangkapan ikan akan mengalami kegagalan.

Karena pentingnya peranan umpan pada rawai dasar maka umpan yanh akan di gunakan setidaknya mempunyai syarat pokok anara lain :

Related Posts:

Membuat Proposal Usaha Perikanan

Untuk menunjang program pengembangan iklim kewirausahaan bagi masyarakat pelaku utama dan pelaku usaha kecil di bidang perikanan, maka diperlukan banyak informasi, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kewirausahaan yang harus diberikan. Salah satu keterampilan yang diharapkan dapat dikuasai oleh masyarakat dalam bidang kewirausahaan adalah keterampilan dalam menyusun proposal rencana usaha.

Keterampilan menyusun proposal rencana usaha penting untuk dikuasai oleh masyarakat pelaku utama dan pelaku usaha kecil di bidang perikanan karena tiga alasan, yaitu :

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Aegiceras corniculatum (L.) Blanco

Nama setempat : Teruntun, gigi gajah, perepat tudung, perpat kecil, tudung laut, duduk agung, teruntung, kayu sila, kacangan, klungkum, gedangan, kacang-kacangan.

Deskripsi umum : Semak atau pohon kecil yang selalu hijau dan tumbuh lurus dengan ketinggian pohon mencapai 6 m. Akar menjalar di permukaan tanah. Kulit kayu bagian luar abu-abu hingga coklat kemerahan, bercelah, serta memiliki sejumlah lentisel.
Pohon Aeiceras corniculatum (L.) Blanco

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Aegialitis annulata R.Br.

Nama setempat : Tidak tahu.

Deskripsi umum : Semak kecil, umumnya memiliki ketinggian 1,5-3 meter, kadang-kadang dijumpai sebagai pohon sampai 7 meter tingginya. Biasanya memiliki akar yang menjalar pada permukaan tanah, dan ranting dengan goresan berbentuk cincin. Kadang-kadang memiliki akar tunjang. Kulit kayu bagian luar berwarna hitam, halus dan kemudian bercelah sejalan dengan bertambahnya umur. Diameter batang sampai 20 cm, bengkak pada bagian pangkal dan memiliki tekstur seperti busa.
Pohon Aegialitis annulata R.Br


Related Posts:

Mengenal Mangrove : Acrostichum speciosum Willd.

Nama Setempat : Piai Lasa.

Deskripsi Umum : Ferna tanah, membentuk tandan yang kasar dengan ketinggian hingga 1,5 m. Sisik pada akar rimpang panjangnya hingga 8 mm.
Pohon Acrostichum speciosum Wild.
Daun : Sangat mencolok, pada umumnya panjangnya kurang dari 1 m dan memiliki pinak daun fertil berwarna karat pada bagian ujungnya, tertutup secara seragam oleh sporangia besar. Pinak daun berukuran kira-kira 28 x 10 cm. Pinak daun yang steril memiliki ujung lebih kecil dan menyempit. Jenis ini berbeda dengan A.aureum dalam hal ukuran pinak daunnya yang lebih kecil dan ujungnya meruncing, permukaan bagian bawah pinak daun yang fertil berwarna coklat tua dan ditutupi oleh sporangia, serta daun mudanya berwarna hijau-kecoklatan. Peruratan daun berbentuk jaring. Sisik luas, panjang hingga 1 cm, hanya terdapat di bagian pangkal daun. Sisik menebal di bagian tengah. Spora besar dan berbentuk tetrahedral.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Acrostichum aureum Linn.

Nama Setempat : Piai raya, mangrove varen, hata diuk, paku cai, kala keok, wikakas, krakas, wrekas, paku laut.

Deskripsi Umum : Ferna berbentuk tandan di tanah, besar, tinggi hingga 4 m. Batang timbul dan lurus, ditutupi oleh urat besar. Menebal di bagian pangkal, coklat tua dengan peruratan yang luas, pucat, tipis ujungnya,bercampur dengan urat yang sempit dan tipis.
Pohon Acrostichum aureum Linn
Daun : Panjang 1-3 m, memiliki tidak lebih dari 30 pinak daun. Pinak daun letaknya berjauhan dan tidak teratur. Pinak daun terbawah selalu terletak jauh dari yang lain dan memiliki gagang yang panjangnya 3 cm. Ujung daun fertil berwarna coklat seperti karat. Bagian bawah dari pinak daun tertutup secara seragam oleh sporangia yang besar. Ujung pinak daun yang steril dan lebih panjang membulat atau tumpul dengan ujung yang pendek. Duri banyak, berwarna hitam. Peruratan daun menyerupai jaring. Sisik yang luas, panjang hingga 1 cm, hanya terdapat di bagian pangkal dari gagang, menebal di bagian tengah. Spora besar dan berbentuk tetrahedral.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Acanthus ilicifolius L.

Nama Setempat : Jeruju hitam, daruyu, darulu.

Deskripsi Umum : Herba rendah, terjurai di permukaan tanah, kuat, agak berkayu, ketinggian hingga 2 m. Cabang umumnya tegak tapi cenderung kurus sesuai dengan umurnya. Percabangan tidak banyak dan umumnya muncul dari bagian-bagian yang lebih tua. Akar udara muncul dari permukaan bawah batang horizontal.

Daun : Dua sayap gagang daun yang berduri terletak pada tangkai. Permukaan daun halus, tepi daun bervariasi: zigzag/bergerigi besar-besar seperti gergaji atau agak rata dan secara gradual menyempit menuju pangkal. Unit & letak: sederhana, berlawanan. Bentuk: lanset lebar. Ujung: meruncing dan berduri tajam. Ukuran: 9-30 x 4-12 cm.
Daun A. ilicifolius L
Bunga : Mahkota bunga berwarna biru muda hingga ungu lembayung, kadang agak putih. Panjang tandan bunga 10-20 cm, sedangkan bunganya sendiri 5-4 cm. Bunga memiliki satu pinak daun penutup utama dan dua sekunder. Pinak daun tersebut tetap menempel seumur hidup pohon. Letak: di ujung. Formasi: bulir.
Bunga A. ilicifolius L
Buah : Warna buah saat masih muda hijau cerah dan permukaannya licin mengkilat. Bentuk buah bulat lonjong seperti buah melinjo. Ukuran: buah panjang 2,5-3 cm, biji 10 mm.
Buah A. ilicifolius L

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Acanthus ebracteatus Vahl

Nama setempat : Jeruju Putih

Deskripsi Umum : A. ebracteatus hampir sama dengan A. ilicifolius , tetapi seluruh bagiannya lebih kecil.

Daun : Pinggiran daun umumya rata kadang bergerigi seperti A. ilicifolius. Unit & Letak: Sederhana, berlawanan. Bentuk: lanset. Ujung: meruncing. Ukuran: 7-20 x 4 -10 cm.
Daun A. ebracteatus
Bunga : Mahkota bunga berwarna biru muda hingga ungu lembayung cerah, kadang agak putih di bagian ujungnya. Panjang tandan bunga lebih pendek dari A. ilicifolius, sedangkan bunganya sendiri 2-2,5 cm. Bunga hanya mempunyai satu pinak daun utama, karena yang sekunder biasanya cepat rontok. Letak: di ujung. Formasi: bulir.
Bunga A. ebracteatus


Related Posts:

Apa itu Mangrove??

Asal kata “mangrove” tidak diketahui secara jelas dan terdapat berbagai pendapat mengenai asal-usul katanya. Macnae (1968) menyebutkan kata mangrove merupakan perpaduan antara bahasa Portugis mangue dan bahasa Inggris grove.

Sementara itu, menurut Mastaller (1997) kata mangrove berasal dari bahasa Melayu kuno mangi-mangi yang digunakan untuk menerangkan marga Avicennia dan masih digunakan sampai saat ini di Indonesia bagian timur.

Related Posts:

Manfaat Mangrove

Mangrove memiliki berbagai macam manfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitarnya. Bagi masyarakat pesisir, pemanfaatan mangrove untuk berbagai tujuan telah dilakukan sejak lama. Akhir-akhir ini, peranan mangrove bagi lingkungan sekitarnya dirasakan sangat besar setelah berbagai dampak merugikan dirasakan diberbagai tempat akibat hilangnya mangrove.

Mangrove merupakan ekosistem yang sangat produktif. Berbagai produk dari mangrove dapat dihasilkan baik secara langsung maupun tidak langsung, diantaranya: kayu bakar, bahan bangunan, keperluan rumah tangga, kertas, kulit, obat-obatan dan perikanan. Melihat beragamnya manfaat mangrove, maka tingkat dan laju perekonomian pedesaan yang berada di kawasan pesisir seringkali sangat bergantung pada habitat mangrove yang ada di sekitarnya. Contohnya, perikanan pantai yang sangat dipengaruhi oleh keberadaan mangrove, merupakan produk yang secara tidak langsung mempengaruhi taraf hidup dan perekonomian desa-desa nelayan.

Related Posts:

Habitat Mangrove

Vegetasi mangrove secara khas memperlihatkan adanya pola zonasi menyatakan bahwa hal tersebut berkaitan erat dengan tipe tanah (lumpur, pasir atau gambut), keterbukaan (terhadap hempasan gelombang), salinitas serta pengaruh pasang surut.
Habitat Mangrove

Related Posts:

Jenis - Jenis Mangrove

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem peralihan antara ekosistem laut dan ekosistem sungai serta antara ekosistem daratan dan ekosistem perairan. Oleh sebab itu, ekosistem mangrove banyak dihuni oleh organisme daratan dan perairan baik organisme sungai maupun laut. Organisme yang hidup di ekosistem mangrove adalah organisme yang mampu beradaptasi dan memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi lingkungan ekosistem mangrove.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Avicennia marina (Forsk.) Vierh.

Nama setempat : Api-api putih, api-api abang, sia-sia putih, sie-sie, pejapi, nyapi, hajusia, pai.

Deskripsi umum : Belukar atau pohon yang tumbuh tegak atau menyebar, ketinggian pohon mencapai 30 meter. Memiliki sistem perakaran horizontal yang rumit dan berbentuk pensil (atau berbentuk asparagus), akar nafas tegak dengan sejumlah lentisel. Kulit kayu halus dengan burik-burik hijau-abu dan terkelupas dalam bagian-bagian kecil. Ranting muda dan tangkai daun berwarna kuning, tidak berbulu.

Pohon Avicennia marina (Forsk.) Vierh.

Related Posts:

Mengenal Mangrove : Avicennia officinalis L.

Nama setempat : Api-api, api-api daun lebar, api-api ludat, sia-sia putih, papi, api-api kacang, merahu, marahuf.

Deskripsi umum : Pohon, biasanya memiliki ketinggian sampai 12 m, bahkan kadang-kadang sampai 20 m. Pada umumnya memiliki akar tunjang dan akar nafas yang tipis, berbentuk jari dan ditutupi oleh sejumlah lentisel. Kulit kayu bagian luar memiliki permukaan yang halus berwarna hijau-keabu-abuan sampai abu-abu-kecoklatan serta memiliki lentisel.
Pohon Avicennia officinalis L.

Related Posts:

Mengenal Ikan Betok (A. testudineus)

Betok adalah nama sejenis ikan yang umumnya hidup liar di perairan tawar. Ikan ini juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti bethok atau bethik (Jw.), puyu (Mly.) atau pepuyu (bahasa Banjar). Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai climbing gouramy atau climbing perch, merujuk pada kemampuannya memanjat ke daratan. Nama ilmiahnya adalah Anabas testudineus (Bloch, 1792).

Related Posts:

Mengenal Udang Galah

Udang galah
Udang Galah merupakan jenis udang yang termasuk dalam spesies Macrobrachium rosenbergii. Udang galah memiliki ciri-ciri fisik yang lebih besar dari jenis udang lainnya. Udang galah biasanya hidup di daerah perairan air tawar yang dangkal.

Udang galah umumnya hidup di daerah perairan air tawar. Udang galah memiliki ciri khas yaitu memiliki kelapa yang berbentuk kerucut, restrum melebar pada bagian ujungnya, bentuk udang galah memanjang dan melengkung ke atas.





Related Posts:

9 Syarat Pengemasan Olahan Ikan Yang Baik

Label adalah suatu tanda baik berupa tulisan, gambar atau bentuk pernyataan lain yang disertakan pada wadah atau pembungkus yang memuat informasi tentang produk yang ada didalamnya sebagai keterangan/ penjelasan dari produk yang dikemas. Setidaknya, jenis informasi yang bisa diketahui dari label kemasan produk pangan, yaitu :

1. Sertifikasi halal
Bagi bangsa Indonesia yang sebagian besar penduduknya muslim sertifikasi halal sangat penting. Oleh karena itu produk makanan dalam kemasan yang beredar di Indonesia sekarang harus mencantumkan label halal pada kemasannya. Kehalalan ini sebenarnya tidak terbatas pada bahannya saja, tetapi juga pemrosesannya. Dengan begitu kehalalan mencerminkan tingkat sanitasi dan higiene optimal produk yang dikemasnya. Dengan demikian produk menjadi lebih dipercaya sehingga menguntungkan pengusaha karena pasarnya menjadi terbuka lebar, tidak cuma terbatas pada konsumen muslim, tetapi untuk masyarakat umum secara luas.
Contoh logo halal pada kemasan


Related Posts:

Apa itu Pengemasan?

Berbagai wadah makan
Pengemasan disebut juga pembungkusan, pewadahan atau pengepakan, dan merupakan salah satu cara pengawetan bahan hasil pertanian, karena pengemasan dapat memperpanjang umur simpan bahan. Pengemasan adalah wadah atau pembungkus yang dapat membantu mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakankerusakan pada bahan yang dikemas / dibungkusnya.

Sebelum dibuat oleh manusia, alam juga telah menyediakan kemasan untuk bahan pangan, seperti jagung dengan kelobotnya, buah-buahan dengan kulitnya, buah kelapa dengan sabut dan tempurung, polong-polongan dengan kulit polong dan lainlain. Manusia juga menggunakan kemasan untuk pelindung tubuh dari gangguan cuaca, serta agar tampak anggun dan menarik.

Related Posts:

Cara Memproduksi Fillet Ikan (1)

Potensi ekspor fillet ikan ke beberapa negara, terutama ke Amerika dan Eropa diperkirakan akan berkembang terus sesuai dengan permintaan di negara-negara tersebut yang makin meningkat. Sementara itu potensi bahan baku di Indonesia cukup banyak untuk dimanfaatkan.

Produk ini lebih rentan terhadap kontaminasi dan penurunan mutu dari pada produk ikan utuh. Konsekuensinya, penanganan dan pengolahan membutuhkan ekstra perhatian yang melebihi komoditas olahan lain. Penerapan rantai dingin serta sanitasi dan higiene yang ketat merupakan persyaratan utama agar memperoleh produk yang memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Related Posts:

Membuat Dendeng Ikan

Dendeng Ikan
Dendeng ikan adalah produk pangan semi basah yang berkadar air antara 20 sampai 40 %. Dendeng ikan termasuk olahan tradisional yang menggunakan rempah-rempah dalam proses produksinya, dan produknya cukup populer dikalangan masyarakat.

Dalam pembuatan dendeng, bumbu dan rempah-rempah berguna untuk menghasilkan aroma, rasa yang khas dan daya awet tertentu pada ikan. Bumbu ini juga berfungsi untuk menghambat pertumbuhan mikroba.



Related Posts:

Spesifikasi Alat Tangkap Purse Seine

spesifikasi alat tangkap purse seine - Purse seine (pukat cincin) sering disebut juga jaring kerut atau jaring kolor ialah salah satu alat tangkap ikan yang sering digunakan untuk menangkap jenis ikan pelagis. Cara kerja alat tangkap jenis purse seine adalah dengan cara  melingkari gerombolan ikan menggunakan jaring jenis ini, 

dan kemudian mengerutkan atau mengunci atau menutup jaring bagian bawah sehingga jaring membentuk menjadi seperti sebuah kantong. Alat Tangkap Purse seine juga tergolong salah satu alat tangkap yang ramah lingkungan setelah long line, pole and line, tonda, dan bagan. Karena itu alat Tangkap ini mempunyai tujuan utama dalam  penangkapannya antara lain ikan pelagis, sangat tidak mungkin alat tangkap purse seine ini menyebabkan faktor kerusakan kehidupan di dasar perairan laut.

Related Posts:

Pukat Cincin / Purse Seine Pelagis Besar

Purse seine (pukat cincin) sering disebut juga jaring kerut atau jaring kolor adalah salah satu alat tangkap ikan yg sering digunakan untuk menangkap jenis ikan pelagis. Baik itu Pelagis Besar maupun Pelagis Kecil.Cara kerja alat tangkap jenis purse seine adalah dengan cara  melingkari gerombolan ikan menggunakan jaring jenis ini, dan kemudian mengerutkan atau mengunci atau menutup jaring bagian bawah sehingga jaring membentuk menjadi seperti sebuah kantong. 

Alat Tangkap Purse seine juga tergolong salah satu alat tangkap yang ramah lingkungan setelah long line, pole and line, tonda, dan bagan. Karena itu alat Tangkap ini mempunyai tujuan utama dalam penangkapannya antara lain ikan pelagis, Berdasarkan Pada Permen 71 Untuk penggolongan Purse seine terbagi diantarnya  Berdasarkan Jumlah kapal dan sasaran tangkapan.Untuk hasil Tangkapan terbagi diantaranya :

Related Posts:

Alat Tangkap Purse seine Sesuai Permen 71 2016

Alat Tangkap Purse seine - menjadi salah satu alat tangkap primadona setelah beberapa alat tangkap saat ini di larang. Alasan pelarangan beberapa alat tangkap tersebut di karenakan dalam kategori alat tidak ramah ;lingkungan  menurut Permen 71 tahun 2016.

Adapun Aturan tentang Alat Tangkap Purse seine terdapat pada pasal 7 di permen 71 yang meliputi ;
(1) API jaring lingkar (surrounding nets) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf a, terdiri dari:


a. jaring lingkar bertali kerut (with purse lines/purse seine); 
b. jaring lingkar tanpa tali kerut (without purse lines/lampara).

Related Posts:

Pukat Cincin / Purse Seine Pelagis Kecil

Purse seine 
Purse seine (pukat cincin) sering disebut juga jaring kerut atau jaring kolor adalah salah satu alat tangkap ikan yg sering digunakan untuk menangkap jenis ikan pelagis. Baik itu Pelagis Besar maupun Pelagis Kecil.Cara kerja alat tangkap jenis purse seine adalah dengan cara  melingkari gerombolan ikan menggunakan jaring jenis ini, dan kemudian mengerutkan atau mengunci atau menutup jaring bagian bawah sehingga jaring membentuk menjadi seperti sebuah kantong. 

Alat Tangkap Purse seine juga tergolong salah satu alat tangkap yang ramah lingkungan setelah long line, pole and line, tonda, dan bagan. Karena itu alat Tangkap ini mempunyai tujuan utama dalam penangkapannya antara lain ikan pelagis, Berdasarkan Pada Permen 71 Untuk penggolongan Purse seine terbagi diantarnya  Berdasarkan Jumlah kapal dan sasaran tangkapan.Untuk hasil Tangkapan terbagi diantaranya :


Related Posts: