Pancing Ulur Tuna



Penangkapn Ikan Tuna
Pancing Ulur Tuna adalah alat penangkapan ikan yang terdiri dari penggulung, Tali pancing, Pemberat dan mata pancing. Mata pancing ini Biasa nya di beri umpan atau tidak. Pancing Yang di gunakan oleh masyartakat sangatlah beragam. Dan pada perkembangannnya pancing ulur ini jenis dan komponen yang di gunakan pun sangat bervariasi. Semua ini di sesuaikan dengan sasaran ikan tangkapan atau target tangkapan nelayan.
Untuk mengetahui apa itu pancing maka kita harus mengetahui tentang istilah dan defenisi, Klasifikasi, Rancang Bangun dan Konstruksi serta cara pengoperasian dan tak kalah penting lagi adalah hasil tangkapan.


1. ISTILAH DAN DEFENISI 
Berdasarkan pada SNI 7277:4:2008 maka istilah definisi tentang pancing ulur adalah sebagai berikut :
  • - Pancing
  • Pancing adalah alat penangkap ikan yang terdiri dari tali dan mata pancing atau sejenisnya.
  • - Pancing Ulur
  • Pancing Yang di lengkapi dengan penggulung dan pemberar serta menggunakan umpan.
  • - Pancing Ulur Tuna
  • Pancing Ulur dengan sasaran tangkap Ikan Tuna.
  • - Penggulung
  • Benda yang di gunakan untuik menggulung tali pancing.
  • - Tali Pancing
  • Tali yang menghubungkan antara mata pancing dan penggulung.
  • - Kili kili ( Swivel )
  • Dua Buah Telinga Logam tempat menggantung Tali yang dihubungkan dengan sebuah As atau Poros sehingga kedua telinga bisa bebas berputar.
  • - Mata Pancing
  • Kait yang di gunakan untuk mengait ikan yang memakannya atau tersangkut sehingga tidak mudah terlepas.
  • - Pemberat
  • Bahan yang mempunyai gaya tenggelam dan di pasang pada tali pancing bagian bawah.

2.KLASIFIKASI.

Sesuai dengan Internasional Standart Statistical Classifikasion Fishing Gear - FAO. 
Pancing Menggunakan singkatan LLS dan Berkode ISSCFG 09.0.0
Pancing Ulur termasuk dalam Klasifikasi Pancing dengan menggunakan singkatan LTD dan  Berkode ISSCFG 09.1.0.

3. Rancang Bangun dan Konstruksi.
- Rancang bangun.
  -  Pancing Ulur Tuna di rancang dengan menggunakan tali dan pancing.
  - Untuk memikat Ikan Tuna maka pada Pancing di pasang Umpan, dan untuk memudahkan dalam pengoperasian maka tali digulung pada penggulung tali.
- KONSTRUKSI.

- Penggulung Bahan menggunakan Kayu atau Plastik dengan ikuran 
Diameter 200 mm - 300 mm.
Panjang 300 mm - 400 mm.
- Tali Pancing Atas terbuat dari bahan PA Monofilamen dengan Ukuran.
Diameter Tali 2 mm - 3 mmm
Panjang Tali 200 meter - 300 meter.
- Tali Pancing Bawah terbuat dari bahan PA Monofilamen dengan Ukuran.
Diameter Tali 1,5 mm - 1,8 mmm
Panjang Tali 5 meter - 15 meter.
- Mata Pancing terbuat dari bahan Baja dengan Ukuran
Diameter Pancing 2,5 mm - 3,5 mm
Gap 18 mm - 26,5 mm
Tinggi 35 mm - 50 mm
- Kili - kili ( swivel ) Terbuat dari bahan stainlessteel dengan ukuran.
Panjang swivel 5 cm - 7 cm
- Pemberat menggunakan Bahan timah ( Pb ) dengan ukuran.
Berat timah 300 gr - 600 gr.

Sedangkan untuk cara pengoperasian pancing ulur adalah sebagai berikut :
- Metode pengoperasian.
Pancing Ulur tuna di operasikan di daerah penangkapan ikan tuna pada kedalaman perairan sesuai daerah renang ikan tuna. Dan kebanyakan untuk menggundang tuna di gunakan rumpon sebagai alat bantu serta.. penggunaan umpan untuk menarik Ikan tuna.
- Teknik pengoperasian.
+ Kapal  menuju daerag penangkapan ikan tuna ( fishing Ground ) dengan mencari gerombolan ikan atau langsung menuju ke tempat dimana terdapat rumpon. Bisa juga dengan melihat tanda tanda alam, dengan menggunakan alat pendeteksi ikan, atau berdasarkan dari informasi nelayan yang lainnya.
+ Pada mata pancing di beri umpan asli atau umpan buatan, Umpan asli bisa berupa ikan mati atau ikan hidup
+ Tali Pancing di goyang goyang atau di gerakkan kekiri kekanan atau tutun naik agar umpan segera di sambar atau di makan oleh ikan Tuna.
+ Bila ikan tuna sudah memakan umpan, Tarik ikan tuna menuju kapal dengan hati- hati agar ikan tuna tidak terlepas dan ikan di tangani dengan Penangan ikan yang baik. 

Semoga artikel ini bermanfaat

Related Posts:

7 Responses to "Pancing Ulur Tuna"

  1. mantap Standart nasional Indonesia sudah merambah ke perikanan tangkap

    ReplyDelete
  2. apakah nelayan indonesia sudah menerapkan standart standart perikanan?

    ReplyDelete
  3. masih belum sejahtera nasib nelayan kita,,lalu kemana nelayan akan di bawa kedepannya. Pemerintah harus ambil peran karena hampir 60 persen penduduk indonesia berada di pesisir pantaio dan kebanyakan berprofesi sebagai nelayan.

    ReplyDelete
  4. rindu dengan sejahteranya nelayan,,, lalu bagaimana nasib nelayan cantrang sampai hari ini belum jelas nasibnya?

    ReplyDelete
  5. nelayan kita masih sengsasara coyyyy

    ReplyDelete
  6. sengsara tapi membawa rasa deg degan,,,itulan nelayan cantrang sekarang

    ReplyDelete