Sedikit cerita tentang nelayan cantrang

Nelayan cantrang adalah nelayan yang menggunkan alat tangkap cantrang. Kebanyakan alat tangkap cantrang mendominasi di pesisir wilayah pantai utara jawa. Hampir mayoritas nelayan disana mengandalkan alat tangkap cantrang sebagai mata pencahariannya.
Historia alat tangkap dahulu sangat kecil dan belum berkembang sampai pesat seperti sekarang ini. Nelayan cantrang kini telah berevolusi menjadi nelayan yang besar dengan menggunakan kapal yang besar dan alat tangkap yang besar pula.
Kebijakan pelarangan alat tangkap cantrang di mulai dengan permen02 2015. Dimana alat tangkap cantrang dilarang untuk beroperasi. Alat tangkap cantrang dilarang karena di anggap merusak habitat dan sumber daya ikan.
Akibat dari pelarangan alat tangkap cantrang tersebut maka secara sosial memberi kan dampak yang sangat besar.
Diantaranya hampir ribuan nelayan yang menganggur dan kehilangan mata pencaharian akibat peraturan pelarangan cantrang. Nelayan cantrang terdiri dari pemilik kapal, Abk, bakul ikan, buruh bongkar, pemilik toko perbekalan dan sampai tukang becak pun kena imbas dari pelarangan alat tangkap cantrang.
Bagi pemerintah pelarangan alat tangkap cantrang mempunyai maksud baik. Yaitu mengembalikan sumber daya ikan yang sudah sangat parah. Maka perlu adanya pemulihan stock melalui penghentian dan pelarangan alat tangkap cantrang. Tapi bagi nelayan kebijakan tersebut sama dengan membunuh nelayan secara perlahan.
Kebijakan tentang penggantian alat tangkap yang ramah lingkungan pun di tolak mentah mentah.

Related Posts:

0 Response to " Sedikit cerita tentang nelayan cantrang "

Post a Comment