Nelayan, ditempat rawan dibajak, di tempat aman dipalak

ulah ungkapan dari sebagian nelayan di tengah laut.oknum para keparat yang seharusnyna melindungi kepentingan nelayan dan rakyat dengan sadar merekah seperti lintah yang menghisap darah para rakyat dan nelayan.
Sungguh ironi dengan kondisi hukum kita. Di laut para oknum berseragam ini bukannya menjaga nelayan dari aksi pembajakan malah mereka para oknum keparat meminta jatah palakan dari sekedar katanya minta uang jajan, solar bahkan tak segan mereka meminta uang. Seharusnya para aparat berseragam ini sadar. Mereka digaji untuk melindungi dan mengayomi masyarakat. Wahai petinggi TNI dan POLRI kemana mata hati dan nurani kalian. Banyak postingan foto seperti ini apakah tidak malu dan merasa iba pada nelayan dan para pelaut.
Di lautan kami harus bertaruh dengan nyawa. Dilautan kami diperas bangsa sendiri. Dilautan para perompak dan pembajak mengintai kami.
Sudah saat nya bangsa ini bebas dari praktek pungli dan pengemis. Sudah saat nya oknum keparat sadar dan bertaubat. Uang hasil kau malak para pelaut dan nelayan akan menjadikan keluargamu tidak bangga kepada kalian oknum keparat. Saya masih mencintai TNI yang mengukir prestasi, saya rindu polri seperti hoegeng. Saya kangen polisi yang dekat dengan rakyat dan nelayan.

Related Posts:

Laporan mingguan PPS Bitung

1. SERAPAN ANGGARAN minggu lalu bulan juni 49.22 % serapan sd minggu ini 51.37 %. Ada kenaikan 2,15 %.

2. RINGKASAN KEGIATAN KUNCI
a. Terlaksananya rapat Sosialisasi standar pelayanan dan SOP pelayanan publik di PPS Bitung
b. Pelaksanaan reviu verifikasi dan validasi bantuan sarana penangkapan ikan Ditjen perikanan tangkap tahun 2016 di Minahasa Selatan
c. Rapat Struktural tentang rencana anggaran dan program kerja pps bitung tahun 2017
d. Gerai perizinan hasil pengukuran ulang di UPTD PPP tumumpa per tanggal 22 juli 2016, pendaftar SIUP ada 24 orang, 15 SIUP baru dan pendaftar kapal untuk ijin SIPI 25

3. HAL POSITIF / SUKSES YANG DI CAPAI
A. Jumlah Surat persetujuan berlayar (SPB) s/d 22 juli 2016, 7571 lbr
B. Jumlah SHTI tgl 1 s/d 22 juli 2016. 86 catc
C. Ekspor ikan berdasarkan SHTI 15 s/d 22 juli sebanyak 2.639.819.232 kg.
D. Jumlah produksi ikan tgl 1 s/d 22 juli. 3.035 ton
E. Jumlah kapal penyangga s/d 22 juli 2016. 8 unit
F. Produksi kapal penyangga tgl 15 s/d 22 juli. 133.000  kg
G. PNBP penyerapan lalu Rp. 509.248.223 s/d minggu ini Rp. 532.566.014 ada kenaikan 4,57 %

4. TANTANGAN DAN KENDALA
A. Masih terbatas kapasitas dermaga
B. Debit air bersih belum memadai
C. Terbatas personil pelabuhan ( tenaga PNS)  saat ini ada 30 orang

5. STATUS FASILITAS
A. Seluruh fasilitas telah beroperasi 100 %

6. PERIORITAS KEGIATAN MINGGU DEPAN
1. Rapat koordinasi pelaksanaan pendaftaran ulang kapal guna mendukung program INAPORTED kementerian perhubungan

Related Posts:

Sedikit cerita tentang nelayan cantrang

Nelayan cantrang adalah nelayan yang menggunkan alat tangkap cantrang. Kebanyakan alat tangkap cantrang mendominasi di pesisir wilayah pantai utara jawa.

Hampir mayoritas nelayan disana mengandalkan alat tangkap cantrang sebagai mata pencahariannya.


Related Posts:

Dokumen Kapal Perikanan

Dokumen Kapal Perikanan
Dokumen Kapal Perikanan

Dokumen Kapal Perikanan

Dokumen dokumen kapal perikanan adalah surat surat penting untuk menyatakan bahwa kapal perikanan tersebut layak dan baik. 

Perlunya dokumen di atas kapal seperti yang tercantum dalam Pasal 86 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2012 tentang Usaha Perikanan Tangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan  Seluruh dokumen ini harus di fahami oleh para nelayan perikanan dan para penegak hukum di laut.

Terkadang Para penegak hukum rutin melakukan Pemeriksaan dokumen perizinan di atas kapal saat sedang melaut. seringkali menjadi problematika bagi nelayan. Karena kurang faham dan mengertinya nelayan tentang pentingnya dokumen diatas kapal perikanan.

Related Posts:

Tarif retribusi izin usaha perikanan jawa tengah

Berdasarkan pada peraturan daerah ( PERDA ) NO 10 Tahun 2015 tentang retribusi daerah provinsi jawa tengah maka untuk jenis usaha penangkapan ikan di kenakan tarif retribusi sebagai berikut :
1. Surat ijin usaha penangkapan ( SIUP ) dikenakan biaya per GT Rp.10.000 jadi apabila kapal mempunyai gross ton ( GT ) sebesar 5GT maka pemilik kapal membayar retribusi sebesar Rp. 50.000.
2. Surat ijin penangkapan ikan ( SIPI )dikenakan biaya per GT Rp.10.000 jadi apabila kapal mempunyai gross ton ( GT ) sebesar 5GT maka pemilik kapal membayar retribusi sebesar Rp.50.000

Related Posts:

UPDATE kegiatan BBPI, Semarang

  1. STATUS Serapan Anggaran,
*  kemajuan fisik.
  • @ Realisasi keuangan Rp15.118.111.663; dari pagu Rp. 35.019.646.000,- ( 43,17 %). Fisik = 57%.

2. RINGKASAN kegiatan kunci yang dilakukan di UPT
  • @ kerja sama teknis dengan stakeholders
  • @ Penyusunan bahan standar sarana penangkapan ikan (persiapan draf konsep bahan standar)
  • @ Pelaksanaan uji terap teknologi (pelaksanaan)
  • @ Perencanaan, pengelolaan SDM, Tata organisasi, pengelolaan keuangan dan BMN
*     
3. HAL POSITIF / SUKSES atau pencapaian yang diperoleh dalam minggu ini
  • @ Pembahasan Prioritas Usulan Kegiatan Uji Terap Teknik Pemanfaatan SDI Tahun 2017 Berbasis Permasalahan Dilapangan untuk membangun singkronisasi program kerja untuk mendukung program kerja DJPT dan Kebijakan KKP. @ Finalisasi Laporan Kegiatan identifikasi kapal-kapal pukat hela “Arad” dan pukat tarik Cantrang bagi kapal berukuran <10GT di Pelabuhan Perikanan Demak
  • @ Pembentukan Tim Identifikasi dalam rangka memperoleh alternative pengganti alat tangkap pukat tarik Catrang bagi kapal berukuran 10GT – 30 GT di Tanjung Sari, Rembang
  • @ Pembahasan Kuisioner Identifikasi dalam rangka memperoleh alternative pengganti alat tangkap pukat tarik Catrang bagi kapal berukuran 10GT – 30 GT di Tanjung Sari Rembang
  • @ Pembahasan Penyusunan Buku Tahap Ke dua dengan judul Juknis Lacuda berselongsong, Artificial Habitat, Jaring Ketak, Bagan Ikan Layang, Lampu LED, Katamaran 12 meter direncanakan masuk redaksi tanggal 19 Agustus, proses revisi sampai dengan 21 November dan pendaftaran ISBN Ke PerPus Nas tanggal 24 November.
  • @ Pelaksanaan bimtek magang SMK 1 giritontro sebanyak 42 taruna dibagi menjadi 2 kelompok selama 20 hari
  • @ Penyiapan bimtek nelayan Dari pasuruan yg akan dilaksanakan pada tgl 25 - 29 juli
  • @ Mengusulkan Revisi kegiatan pertemuan teknis penyiapan buku harmonisasi API di daerah utk Petugas teknis DKP propinsi menjadi kegiatan pertemuan teknis harmonisasi kegiatan uji terap konversi BBM ke BBG utk nelayan do Lombok Dan Tulungagung. 2). Revisi komponen kegiatan operasi penangkapan untuk meningkatkan kemampuan dan kecakapan ABK Dan tenaga teknis BBPI dgn merevisi operasional Dan ekaploitasi KM. Yellow Fin menjadi operasional utk uji coba peralihan kapal nelayan ex cantrang < 10GT Dan 10 - 30 GT.
  • @  Kegiatan TU : Pengajuan Surat  Permintaan TUP (Surat Persetujuan dari KPPN Sudah diterima hari ini), Penyusunan Lap keuangan tahun 2016 semester 1 di Bogor; Pengiriman ADK & Rek koran semester 1 ke DKP Prop JATENG,  Pemeliharaan gedung induk dan laboratorium, Persiapan apresiasi jabfung perekayasa, Pemasangan folding gate rumah parkir

4. TANTANGAN DAN KENDALA yang dihadapi yang perlu mendapatkan perhatian dan solusi cepat.
  • @ Dampak rob/banjir pasang yang menggangu aktivitas kantor serta merusak  sarana prasarana kantor.                 
  • *       @ Peningkatan kapasitas/kualitas  dan kuantitas SDM (banyak PNS yang purna tugas di thn 2016 s.d. 2018)
*     
5. PERSENTASE status fasilitas di UPT
  • @ 2 dari 9 unit kapal survei sedang proses penghapusan.
  • @ 3 dari 15 unit kendaraan operasional roda 4 dalam proses penghapusan.\
 6. PRIORITAS kegiatan yang akan dilakukan minggu depan, proses dan target outputsnya.
  • @ Lanjutan identifikasi penanganan cantrang untuknya < 10 GT jawa tengah dirembang
  • @ Pilot Poject Bagan Layang  Untuk ikan hidup dan Lampu LED di Maluku yang direncanakan dilaksanakan tanggal 27 Juli – 5 Agustus 2016 di Masohi, Maluku
  • @ Pelaksanaan Kegiatan Uji Operasional Penanganan Rajungan Diatas Kapal dengan Sistem Pendingin Kering (ciller)yang direncanakan dilaksanakan Tanggal 26 Juli – 4 Agustus 2016
  • @ Penyusunan Buku Tahap Ke dua dengan judul Juknis Lacuda berselongsong, Artificial Habitat, Jaring Ketak, Bagan Ikan Layang, Lampu LED, Katamaran 12 meter direncanakan masuk redaksi tanggal 19 Agustus, proses revisi sampai dengan 21 November dan pendaftaran ISBN Ke PerPus Nas tanggal 24 November.
  • @ Penyusunan RKA-KL BBPI TA 2017
7. Draft items dan inovasi yg mungkin diajukan untuk 2017.   
  • @ pembuatan buku peta kapal dan alat tangkap berbasis SDI dan WPPNRI.                         
  • @ Kajian dan penyusunan desain dan ukuran kapal ikan standar berbasis WPPNRI.         
  • @ Kajian dan penyusunan teknologi penangkapan ika yang legal dan sesuai HAM di WPPNRI berbasis kelompok SDI

8. HAL LAIN yang dianggap perlu.
  • @ mendukung kegiatan upaya pengalihan cantrang di Jawa Tengah

Related Posts:

PPN KWANDANG, GORONTALO UTARA,

1.STATUS SERAPAN
*keuangan 44 %
*fisik 46 %

2.RINGKASAN KEGIATAN KUNCI
*Produksi 2.528 ton
*Nilai  produksi mencapai Rp. 32.511 milyar
*Nilai produksi dgn harga rata-rata meningkat dibandingkan bulan sebelumnya dengan mutu ikàn kualitas baik (mutu II)
* PNBP Rp. 175.042.000,- dr target Rp.168.000.000,-
* SPB  256 Lembar
* inspeksi pembongkaran ikan 1.234 kapal
* kunjungan kapal 11.121 kali

3.HAL POSITIF
*Pelaksanaan pelayanan terpadu meliputi : pelayanan shti, logbook, SPB, STBLKP, penerbitan perpanjangan SIPI/SIKPI, Jasa tambat labuh jasa karantina kesehatan.
* melakukan supervisi terhadap lokasi-lokasi ppi milik pemda yg menjadi binaan/pendampingan
* workshop pendataan tuna utk wilayah wpp 716 Laut Sulawesi oleh Balitbang Kp

4.TANTANGAN DAN KENDALA
terbatasnya lahan PPN Kwandang seluas +/- 3 ha
kurangnya suplai air bersih utk kapal perikanan dan pabrik es
Pabrik es milik Ditjen PDSPKP blm operasional krn blm ada pelimpahan opersional maupun aset.
belum adanya sarana IPAL
terjadinya pendangkalan kolam pelabuhan

6.PRIORITAS KEGIATAN
* penyusunan dokumen penerapan ISO 9001
* sosialisasi perizinan untuk kpl2 izin pusat
* sosialisasi kegiatan pembuatan wkopp

7. DRAFT ITEM 2017
Pengurukan lahan reklamasi +/- 8.000 m2
instalasi pengolahan air limbah (IPAL)
tempat pengepakan ikan
pagar pelabuhan
review masterplan
pengerukan kolam pelabuhan
perbaikan penahan tanah ( revetment)
sumber air alternatif

Related Posts:

Sekilas tentang PPN KEJAWANAN, CIREBON



Pembangunan PPN Kejawanan , Cirebon dirintis pada tahun 1976 tetapi baru intensif pelaksanaannya mulai tahun anggaran 1994/1995. Pembangunan PPN Kejawanan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan anggaran yang tersedia, di mana sumber anggaran berasal dari APBN, APBD, ZEEI dan OECF. Dalam pelaksanaan pembangunan  PPN Kejawanan diprioritaskan pada fasilitas pokok seperti penahan gelombang air laut, dermaga, kolam dan alur pelayaran, rambu navigasi, jalan masuk dan jalan komplek, TPI dan lain – lainya. Setelah melalui 3 tahun anggaran yaitu tahun anggaran 1994/1995, 1995/1996 dan 1996/1997 PPN Kejawanan pada bulan Mei 1997 dioperasionalkan dengan status Uji Coba yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Bapak R. Nuryana, walaupun dengan fasilitas yang masih minim.
PPN Kejawanan Cirebon mempunyai tujuan antara lain untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan nelayan/petani ikan di wilayah cirebon. Salah satu untuk menciptakan kondisi tersebut, PPN Kejawanan telah bekerja sama dengan beberapa investor swasta yang bergerak dibidang perikanan, tahun 2007 telah tercatat 12 investor swasta yang menanamkan modalnya di lahan PPN Kejawanan Cirebon ini.
Sedangkan untuk letak geogerafis PPN Kejawanan berada atau terletak di Kelurahan Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, tepatnya pada posisi 06°- 44’- 14” LS/108°- 34’- 54” BT, dilengkapi dengan berbagai sarana seperti sarana pokok, sarana fungsional dan sarana tambahan/penunjang. PPN Kejawanan yang berada di bagian Timur Jawa Barat secara geografis sangat strategis karena merupakan pintu gerbang Jawa Barat bagian Timur dan dengan mudah menghubungkan daerah pemasaran potensial yaitu Bandung dan Jakarta.

Related Posts:

Laporan terkini PPN KAJAWANAN, CIREBON

1).Realisasi keuangan 52.53%.
Perkembangan lelang :
- Persiapan PL Pengembangan Gedung Pelayanan Satu Atap
2).Ringkasan kegiatan kunci :
- Total produksi sd tgl 22 juli 2016 : 3.115.550 kg. Terdiri dari ikan yg didaratkan dari kapal 2.054.723 kg dan dari darat 1.060.827 kg. Total nilai produksi Rp 126.898.632.456. Terdiri dari nilai produksi ikan yg di daratkan Rp. 61.121.624.499 dan nilai produksi ikan dari darat Rp. 65.777.007.957. kunjungan kpl 173 unit. SPB 188 lbr. SHTI 8 lbr.Logbook 112 lbr. Inspeksi pembongkaran kapal 130 unit.Rekom BBM 872.000 liter, Perijinan >30 GT 73 buah.pencapaian PNBP Rp. 881.016.389
- Jumlah kpl inkamina 5 unit. tdk operasional 1 kapal.
- Pelaksanaan pelayanan terpadu satu atap
Out put  : pelayanan logbook, rekomendasi bbm, SPB, SHTI, kelaikan kpl (KSOP),Perijinan usaha, rekomendasi penggunaan tanah industri.
3). Hal positif yg telah dicapai :
- Pelaksanaan ISO 9001/2008  tahap persiapan audit internal yg akan di laksanakan tgl 26 Juli 2016
- PCM pembangunan sentra kuliner
- PCM pengerukan alur masuk kolam pelabuhan
- Proses perpanjangan ijin prinsip lahan pengembangan utk pembuatan sertifikat lahan, sdh tahap ekspose d Bappeda cirebon
4).Tantangan dan kendala.
- Alur masuk kolam pelabuhan dangkal sehingga kapal menunggu saat pasang naik utk masuk ke kolam plbhan
- Tambat labuh kapal2 blm sesuai dengan zona yg sdh d tentukan terutama kapal non perikanan
- Belum turunnya ijin prinsip atas penggunaan tanah, perpanjangan 13 investor dan sewa lahan 2 investor.
- Pelelangan ikan tdk berjalan, ijin pengelolaan TPI oleh KUD sdh habis Januari 2016, surat dari PPN Kejawanan mengenai pengelola TPI dan retribusi lelang belum d respon olh DKP3 Kota Cirebon.
5).Status fasilitas :
Fasilitas pokok,  dan fungsional beroperasi baik.
6).Prioritas kegiatan minggu dpn :
- Koordinasi dengan DKP3 Kota Cirebon utk pengangkatan bangkai kapal
-Melayangkan surat kedua ke DKP3 kota Cirebon mengenai status pengelola TPI dan penyetoran PAD dari retribusi lelang
- Persiapan gerai perijinan
- Tindaklanjut rencana membongkar bangunan tanpa ijin
- Persiapan penyusunan RKAKL 2017

Related Posts:

Laporan Terkini PPN KARANGANTU, SEMESTER PERTAMA

PPN KARANGANTU
1. Realisasi anggaran s,d 22 Juli 2016 keuangan 50,59% dr target 51,06 %,Fisik 50,97 % dr target 51,06%. REALISASI PNBP Rp 459.598.550 atau 108% dr target
- Pengadaan mobil roda 4 dan roda 2 dalam tahap menunggu kiriman dr pihak ketiga.
2.PERKEMBANGAN pelakasanaan kegiatan :
A) Penatausahaan PP realisasi 56,98% output : terlaksananya kegiatan BMN,SAK,BSC,Lakip dan PNBP
B) Operasional fungsi pemerintahan dan pengusahaan PP. Kemajuan kegiatan 25,77 % Output terlaksananya kegiatan K5,sosialisasi K5,inspeksi pembongkaran ikan,CPIB,mutu,sertifikasi CPIB dan pelyanan jasa
e)Operasional pusat informasi PP kemajuan 61,20% output terlaksananya kegiatan PIPP,kehumasan,pameran dan publikasi
C) Pelayanan perizinan kemajuan 68,10%
g)Pengelolaan SDI 58,31% output terlaksananya kegiatan statistik,logbook,sosialisasi logbook dan kongres nasional SDI
D) Belanja gaji pegawai realisasi 1.269.895.551 atau 44,77%
E) Operasional perkantoran realisasi 55,95% output: terlaksananya pemeliharaan gedung bangunan, mesin dan operasional kendaraan dinas, gaji tkk, operasional pabrik bengkel swro,
3. Hal POSITIF yg telah dicapai sebulan terakhir yakni
-telah diterimanya bantuan alat tangkap dr djpt di ppnk untuk segera didistribusikan kepda kelompok nelyan yg sudah didata sebelumnya
-meningkatnya penerimaan PNBP sampai dengan hari ini sampai melebihi target yg ditetapkan
4. TANTANGAN dan kendala ;
- masih adanya kegiatan tahun 2015 yakni pembangunan jalan yg blom dibayarkan kekurangannya senilai Rp 1.484.257.000 sehingga memerlukan penambahan anggaran dr DJPT, tindak lanjut dr PPN Karangantu yaitu telah mengirimkan surat usulan penambahan anggaran kpd Dirjen PT pada tanggal 18 Juli 2016
- Belum terlaksananya amdal yg dikarenakan minimnya anggaran yg ada yg rencananya akan dilakukan revisi anggaran
- terbatasnya fasilitas dermaga pelabuhan sehingga tdk dapat menampung seluruh kapal yg akan masuk
- dengan meningkatnya pengunjung yg masuk ke wilayah pelabuhan maka diperlukan penambahan petugas keamanan yg saat ini hanya berjumlah 7 orang guna untuk meningkatkan keamanan di wilayah pelabuhan
5. PRESENTASE status fasilitas al:
- fasilitas pokok kondisi baik dan termanfaatkan 100%
- fasilitas fungsional baik dan belum dioperasionalkan yakni cold storage msh dlm tahap peninjauan investor
-fasilitas penunjang kondisi baik dan termanfaatkan 100%
6. Prioritas kegiatan yg akan dilaksanakan bulan depan :
- Pembayaran pengdaan kendaraan roda 4 dan 2 dr pagu PNBP
- Pelaksanaan kegiatan Jumat bersih
- Pelaksanaan kegiatan penghijauan area pelabuhan
7) Kegiatan rencana prioritas 2017 antara lain :
a)pembangunan gedung arsip
b)rehab gedung pabrik es,bengkel, mess operator,rehab pengepakan ikan
c) pengembangan pos jaga air
d) landscaping
e) sosialisasi CPIB,simulasi pemadaman kebakaran, sosialisasi pencegahan tubrukan di laut, sosialisi pemanfaatan lahan dan gerakan bersih pantai
F) kegiatan inspeksinpembongkaran ikan,kesyahbandaran,SHTI, pelayanan jasa dan K5

Related Posts:

Kapal Feri : Cable Ferry

Untuk Jarak yang dekat dapat digunnakan feri kabel, di mana feri digerakkan dan di kendalikan dengan menggunakan kabel yang disambung di kedua sisi. 
Cabble Ferry
Kadangkala feri kabel digerakkan menggunakan tenaga manusia. Feri arus adalah feri kabel yang menggunakan kekuatan arus sebagai sumber energi. Feri rantai dapat digunakan di sungai yang berarus laju pada jarak pendek.

Sumber : wikipedia.com

Semoga Bermanfaat...

Related Posts:

Bimtek nelayan Pengambengan, Bali

Dalam rangka penyebaraan teknologi dan inovasi yang telah dilakukan oleh BBPI Semarang maka dilakukan kegiatan Bimbingan teknologi kepada nelayan di nelayan Pangambengan. Pengambengan di pilih untuk BIMTEK kali ini karena di wilayah Pangambengan masih banyak nelayan skala 
tradisional.


 Penyebaran teknologi dan inovasi ini juga untuk memperkuat kemampuan teknis nelayan agar bisa terus mengembangkan diri yang pada akhirnya bisa meningkatkan penghasilan untuk nelayan. 
Adapun maksud dari kegiatan ini bertujuan  menyebarkanluaskan hasil inovasi BBPI Semarang dan meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan nelayan di bidang teknologi penangkapan ikan div wilayah pengambengan, Bali

Related Posts:

mencari ikan di zaman dulu

Mencari ikan di zaman dulu - Ada Banyak Cara Mencari ikan Dan ADA Banyak JENIS ikan Yang diburu disawah Dan sungai hearts 'masyarakat betawi Cengkareng Dan Kalideres, Musim pun Sangat mempengaruhi Cara Dan alat Menangkap ikan. Kadang ikan ditangkap DENGAN Bantuan Peralatan, kadang DENGAN serbi kosong. Ikan Yang Umum ditangkap di Kali ATAU disawah / rawa Adalah, gabus, kacolan, Anak gabus, udang, cupang sawah, cenang, cere, sili, betik, betok, sepat, sepat siem, lele, lelendi, lindung (belut), marketing, tawes Dan seren.

JIKA Datang Musim hujan sehingga Kali udara Dan sawah limpas ikan diburu DENGAN dok-dok, tanggok, jala Dan bubu. Dok dok merupakan alat penangkap ikan Terbesar, rangkanya seprti gunting Raksasa, dipadu DENGAN Jaring Halus, biasanya hasil temuan tangkapan Berupa udang Kali Dan ikan Kecil lainnya. Tanggok Terbuat Dari anyaman bambu tipis membentuk Setengah Lingkaran. Tanggok Dipakai 'nyerog' ikan di Pinggir sawah, di Pinggir galengan ATAU dipinggir Kali. 



Related Posts:

Perikanan umum kabupaten Brebes



Kota Brebes terletak di wilayah pesisir Utara dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah, dengan koordinat 108° 41'37,7" - 109° 11'28,92" Bujur Timur dan 6° 44'56,5" - 7° 20'51,48”Lintang Selatan dan berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Jawa Barat.Wilayah pesisir pantai Kota Brebes mempunyai panjang pantai sebesar ± 72,93 KM yang meliputi 14 desa di 5 kecamatan.
Batas-batas wilayah Kota Brebes sebagai berikut :
Sebelah Utara       :  Laut Jawa
Sebelah Timur       :  Kota Tegal dan Kota Tegal
Sebelah Selatan    : Kota Banyumas dan Kota Cilacap
Sebelah Barat        : Propinsi Jawa Barat (Wilayah Cirebon).
Pembagian zonasi pantai terdiri dari pengembangan konservasi tanaman bakau (mangrove) yang dapat berfungsi untuk pemulihan daya dukung lingkungan pada bagian barat dengan batas Losari (Prapag Kidul dan Prapag Lor), Teluk Bangsri sampai dengan sekitar muara sungai Nippon (Desa Sawojajar dan Kaliwlingi), sedangkan wilayah pantai bagian timur mulai sebelah timur sungai Kamal sampai dengan Pantai Randusanga Kulon dikembangkan menjadi Kawasan Pelabuhan Antar pulau maupun Kawasan Pariwisata Pantai.
Kondisi perairan pantai bagian barat relatif dangkal, untuk kedalaman laut 5 meter berjarak lebih kurang 1,5 mil dari garis pantai, sedang di perairan bagian timur, kedalaman laut mencapai 5 meter, berjarak lebih kurang dari 1 mil. Pada perairan lepas pantai kedalaman laut cenderung landai dengan pola garis kontur tidak lagi mengikuti bentuk garis pantainya.
Usaha perikanan laut di Kota Brebes, terpusat pada wilayah Kecamatan Bulakamba, Losari, Tanjung, Wanasari dan Brebes.Berdasarkan tabel 13, jumlah nelayan pemilik dan anak buah kapal (ABK) di sekitar tempat pelelangan ikan (TPI) terbanyak berada di Prapag Kidul yaitu 952 orang dan 3.557 orang

Related Posts: