kurangnya peningkatan ketrampilan pada nelayan

Selama ini nelayan kita masih dipandang sebelah mata. Berbeda pemandangan nya dengan nelayan semisal nelayan jepang. Nelayan jepang selain disiplin waktu, mereka juga selalu update ketrampilan dengan mengikuti pelatihan2 diklat disana. Nelayan kita dari segi ketranpilan masih banyak belajar dari turun temurun keluargannya , bahkan ada yang belajar otodidak.Sedangakan sumber daya manusia yang kita punya dari Supm atau sekolah usaha perikanan menengah banyak yang lari bekerja diluar negeri. 
Peningkatan Kemampuan nelayan seperti menangkap ikan, dan menjual produk perikanan sangat lah penting. Selain untuk bisa bersaing dengan dunia luar, peningkatan skill ini juga ikut membantu dalam mensejahterakan nelayan.

pengalaman menunjukan bahwa pemberdayaan nelayan dalam pembangunan kelautan dan perikanan masih sulit dikembangkan, hal ini disebabkan karena kurangnya IPTEK dan kemiskinan yang selalu mengukung mereka. Beberapa masalah dalam integrasi nelayan dalam pembangunan kelautan dan perikanan antara lain, keadaan pendidikan yang umumnya sangat rendah, kurangnya informasi, masih adanya nilai-nilai sosial budaya masyarakat nelayan sebagai penghambat berperan sertanya nelayan secara aktif, sedangkan resiko kerja di laut sangat lah cukup tinggi.

Kerusakan lingkungan pesisir banyak diakibatkan oleh sedemikian pesatnya pengelolaan sumber daya alam yang mengabaikan prinsip kelestarian alam yang berkelanjutan. Akibat tebang habis hutan mangrove untuk dikonversi menjadi kawasan lainnya, seperti kawasan budidaya, pariwisata dan pemukiman, menyebabkan banyak kawasan yang terkikis oleh abrasi air laut. Selain itu hilangnya tempat pemijahan dan asuhan biota laut ini pun mengurangi keberadaan biota-biota tertentu seperti udang dan ikan, yang tadinya dapat ditangkap dekat pesisir, sehingga timbul kelangkaan di kawasan tersebut. 

Kerusakan ini mengakibatkan nelayan harus pergi melaut untuk menangkap ikan atau hewan lainnya semakin jauh dan semakin lama. Kondisi ini menambah beban berat kepada keluarga yang ditinggalkannya. Dapat dikatakan bahwa kaum wanitalah yang pertama-tama akan merasakan dampak dari adanya masalah lingkungan hidup. 

Dalam rangka mengantisipasi keadaan tersebut di atas maka perlu diupayakan program Pemberdayaan , peningkatan pengetahuan nelayan  melalui Program yang pada hakekatnya diarahkan untuk mengembangkan dan mematangkan berbagai potensi yang ada pada diri mereka sehingga dapat terlibat dalam penyelenggaraan pembangunan perikanan 

Related Posts:

0 Response to " kurangnya peningkatan ketrampilan pada nelayan "

Posting Komentar