IKAN TUNA ALBAKORA



Albakora adalah ikan bernilai komersil, dan industry perikanan albakora penting secara ekonomi. Metode penangkapan ikan ini termasuk dengan alat tangkap longline ,rawai, trawl, dan pukat. Ikan ini juga popular sebagai target penangkapan ikan rekreasi.

Ikan Albakora merupakan jenis spesies ikan tuna.Wilayah penyebarannya paling banyak di kawasan Samudera Hindia dan juga wilayah Samudera Pasifik Tengah.  Untuk wilayah laut di Indonesia banyak dijumpai di daerah laut Barat Sumatera, laut selatan Jawa dan wilayah perairan Papua
Albakora (Thunnusalalunga), termasuk didalam spesies ikan tuna anggota familia Skombride. Spesies ini juga disebut tuna albakora, albakor, tuna jabrig, madidiang albakoro, suree, aji-aji, trakulu, kwandang, cucut jenggot, albi, tomboahi, binnaga, albakorapasifik, bonito jerman, sirippanjang, tuna sirippanjang, atau bahkan hanya tuna. Ikan ini adalah satu-satunya spesies tuna yang dipasarkan sebagai "tuna (daging) putih" di AmerikaSerikat.

Taksonomi Ikan Tuna Albacore
Menurut Saanin (1984), klasifikasiikan Tuna adalah sebagai berikut :
Kerajaan          : Animalia
Filum               : Chordata
Kelas               : Actinopterygii
Ordo                : Perciformes
Famili              : Scombridae
Genus              : Thunnus
Spesi               :  Thunnusalalunga
MorfologiIkan Tuna Albacore

Para sirip dada dari albacore yang sangat panjang, sebnyak 50% dari panjang total. Duri punggung adalah 8 sampai 10 jumlahnya, dan juga maju dari sinar sirip punggung . Duri anterior jauh lagi, memberikan garis cekung ke bagian berduri dari sirip dorsal.
 

Tuna  Sirip Panjang
Nama Lain           : Albacore, Longfin Tuna
Jenis                      : Thunnusalalunga
Ukuran                 : Umum 5-25 kg, kadang mencapai 40 kg lebih
Karakter               : Dikenal karena kegigihannya, bahkan diantara keluarga Tuna yang tangguh sekalipun.


Badan memanjang seperti torpedo. Mata agak besar. Tergolong tuna besar. lapisan insang 25-31 pada bujur insang pertama. Sirip dada memanjang seperti pedang dapat mencapai jari-jari lepas kedua dari sirip punggungnya. Lunas kuat pada batang ekor diapit oleh dua lunas kecil pada ujungnya. Terdapat dua cuping di antara sirip perut. Sisik-sisik kecil, halus; Pada korselet tumbuh sisik besar tetapi tidak nyata. Sirip punggung pertama berjari-jari keras 13-14, dan 14 jari-jari lemah pada sirip punggung kedua,
diikuti 7-8 jari-jari sirip lepas. Termasuk ikan buas, karnivora, predator. Jenis-jenis yang kecil hidup bergerombol. Hidup diperairan lepas pantai lautan terbuka. Warna bagian atas hitam kebiruan,mengkilat, putih perak bagian bawah. Sirip punggung pertama sedikit keabuan dengan warna kuning yang terpendam, pinggiran atas kegelapan. Sirip punggung kedua, dan dubur gelap kekuningan. Batas belakang sirip ekor keputihan. Ukuran dapat mencapai panjang 137 cm, umumnya 40-100 cm.

Pada dasarnya semua jenis tuna dapat dibudidayakan. Namun teknologi budidaya yang ada untuk saat ini masih terbatas pada jenis pemeliharaan tuna yang ditangkap/ diperoleh dari alam, sementara teknologi pemeliharaan tuna yang berasal dari pemijahan buatan belum berhasil karena rendahnya tingkat kelangsungan hidup. Ada 7 jenis tuna yang dapat dibudidayakan yakni
Bluefin tuna (Thunnusthynnus); Southern bluefin tuna (Thunnusmaccoyii ); blackfin tuna (Thunnusatlanticus), Yellowfin tuna (Thunnusalbacares),  Albacore (Thunnusalalunga), Tuna matabesar (Thunnusobesus) dan tuna ekorpanjang (Thunnustonggol ).

Related Posts:

0 Response to "IKAN TUNA ALBAKORA"

Posting Komentar